Kata-kata Cinta Santri

Kata-kata-Cinta-Santri

Kata-kata Cinta Santri – Mutiara cinta gaya santri tentu memiliki keunikannya. Khususnya dalam kehidupan para siswa Pesantra, kisah-kisah berbeda yang mereka lalui berbeda dari kisah orang-orang lain yang bukan Santri atau yang hidup dalam pensiun.

Hubungan yang dibangun setiap hari membuat hubungan antar siswa sangat dekat. Anda sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing teman. Begitu juga dari segi cinta.

Kata-kata-Cinta-Santri
Kata-kata Cinta Santri

Mutiara cinta gaya Santri lahir dari berbagai kegiatan yang mereka lalui. Terlepas dari kehidupan dan latar belakang yang berbeda, lingkungan yang kurang lebih sama membuat kehidupan cinta mereka sangat berwarna.

Kualitas Cinta yang Telah Teruji

Mutiara Kebijaksanaan a la Santri mengandung banyak hal yang mereka pelajari setiap hari. Istilah berbeda dalam agama menjadi prasyarat untuk manik-manik cinta Santri yang bijak ini. Berikut adalah beberapa mutiara kebijaksanaan gaya Santri:

  1. “Jika cinta adalah ilmu hadits, maka kualitas dan kekuatan cinta kita adalah hadits otentik, yang telah diuji dan diverifikasi oleh berbagai bentukan dan cobaan.”
  2. “Jika Anda mencintai seseorang tanpa alasan, pastikan pada titik ini bahwa bahkan seribu alasan tidak dapat mengeluarkannya dari hati Anda.”
  3. “Bahkan jika saya mengumpulkan saat-saat bahagia dalam hidup saya, tidak semuanya akan dapat mencapai keindahan waktu yang saya habiskan bersama Anda.”
  4. “Aku akan mencintaimu selamanya, bahkan jika penantiannya begitu lama. Jika kau benar-benar bukan takdirku, aku senang telah memilihmu.”
  5. “Cinta melibatkan kedua belah pihak dan disertai oleh kejujuran dan kepercayaan. Kalau tidak, cinta hanya khayalan.”
  6. “Jika jarak tidak meningkatkan cinta Anda, Anda tidak benar-benar menyukainya.”
  7. “Kamu dan aku seperti Idghom Mutajansain, yang bertemu dua surat dengan Makhroj yang sama, tetapi dengan sifat yang berbeda.”

Ditandai dengan Dua Hati yang Menyatu

Cinta mutiara dalam gaya para siswa, yang pasti akan dialami oleh para siswa. Perasaan bingung dan keraguan tentang perasaan cinta membuat semua orang bahagia dan bahkan sedih, yang tidak terkecuali bagi siswa. Berikut adalah beberapa mutiara kebijaksanaan dalam gaya Santri:

  1. “Dan akhirnya, setelah lama bersama, cinta kita seperti sebuah pertanda yang ditandai oleh dua hati yang meleleh.”
  2. “Jika saya membandingkan Anda dengan bulan purnama, itu berarti bahwa saya membatasi hak-hak Anda karena Anda lebih cantik dan lebih cantik.”
  3. “Bukan niat hatiku untuk berpisah darimu, tetapi kehendak Tuhan atas semua niatku”
  4. “Kami menghabiskan banyak waktu mencari kekasih yang sempurna alih-alih menciptakan cinta yang sempurna.”
  5. “Berhentilah berusaha menjadi sempurna. Temukan seseorang yang mengetahui semua kelemahan Anda tetapi masih ingin menjadi bagian dari hidup Anda.”
  6. “Bernyanyi alergi terhadap Alquran, karaoke, bayar hanya dengan harga tinggi, Alquran gratis bisa dihargai atau tidak.
  7. “Kupinang dengan Bismillah untuk nanti aku bisa menyelesaikannya dengan Alhamdulillah.”

Qobiltu Bukan I Love You

Berbagai istilah yang jarang dikenal orang awam sering digunakan dalam kata-kata mutiara gaya Santri. Berikut adalah beberapa mutiara kebijaksanaan gaya Santri:

  1. “Apakah menurut Anda para siswa Santri disusul oleh Qobiltu, aku tidak mencintaimu.”
  2. “Saya seorang Fi’il yang membutuhkan Fa’il seperti Mubtada”, yang tidak akan sempurna tanpa Khobar. “
  3. “Setengah cinta adalah kepercayaan, sisanya adalah curiga. Setengah dari keinginan diragukan, sisanya cemburu.”
  4. “Ini bukan pesta atau kostum meriah itu kata SAH.”
  5. “Jangan beri aku hadiah, beri aku mas kawin, saudara.”
  6. “Ya Tuhan, jika aku jatuh cinta dengan cinta yang baik nanti, jatuhkan aku ke max.”
  7. “Hai jiwaku, bersabarlah, jangan menyala, karena apa yang telah ditentukan Tuhan pasti akan terjadi.”

Baca Juga :

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*